Mohammad Ali's posts with tag: kartu kredit

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Hari libur Waisak kemarin, saya bersama keluarga pergi berbelanja di toko serba ada yang berlokasi di Lippo Karawaci, dan melakukan pembayaran 'terpaksa' dengan kartu debet, karena setelah mencoba dengan kartu kredit kata kasirnya ditolak, padahal setahu saya kartu kredit yang digunakan itu masih memungkinkan untuk menutup transaksi yang ada.
Akhira tanpa prasangka apa-apa kami pun melenggang pulang ke rumah.

Setelah makan dan sempat tidur-tidur ayam, akhirnya saya tersadar dengan 'nyanyian' bryan adams di hp pertanda ada sms yang masuk.
weits, nggak tanggung-tanggung ada 4 sms yang masuk.
<DEBIT Rp 12.345,67 pada rek 1 TB xxx123 tgl. 20/05/2008, jam 19:32:04
dalam hati, ah, ok, smsnya emang biasa telaat...

pas buka sms berikutnya
<DEBIT Rp 12.345,67 pada rek 1 TB xxx123 tgl. 20/05/2008, jam 19:34:46
mulai mengira-ngira 'ah, bank ini ngaco suka ngirim berulang-ulang'

sms berikutnya lagi
<DEBIT Rp 12.345,67 pada rek 1 TB xxx123 tgl. 20/05/2008, jam 19:43:00
'buset, ampe 3 kali ngirimnya...'

sms terakhir
<KREDIT Rp 12.345,67 pada rek 1 TB xxx123 tgl. 20/05/2008, jam 19:42:46
'lho... lho... lho... ada apa ini...'

maka buru-burulah menelepon ke call centre 24 jam menanyakan transaksi terakhir yang terjadi. Info dari petugasnya, ada 3 kali pendebetan dengan nilai yang sama, dan 1 kali pengembalian.

Nah lho...!!!

Akhirnya buru-buru dech kembali ke toserba tersebut, menemui customer servicenya. Oleh petugas diantar menemui seorang ibu yang berjilbab (manager on duty ?!?) yang menanyakan kejadian dan lain-lainnya. Setelah itu ia langsung meninggalkan kami yang berdiri di depan counter customer service.

Setelah menunggu beberapa saat, petugas CS yang ada ternyata dikontak oleh ibu tersebut, untuk menanyakan hal lebih detil, seperti kartu apa yang dipakai (lho...?) Dan juga menginformasikan bahwa kartu kredit yang tadi dipakai ternyata berhasil didebet, akan tetapi transaksinya sudah divoid. (nah lho!!!) Lalu kami ditinggalkan kembali oleh CS tersebut...

Beberapa jenak menunggu dengan pegal karena sambil berdiri, saya menyempatkan diri melihat2 barang yang dipajang, setelah sebelumnya terlebih dahulu buru-buru mengecheck kebenaran mengenai debet & void ke call centre kartu kredit yang tadi digunakan.
Tak berapa lama saya dihampiri oleh CS yang tadi.
'Pak, saya sudah cek ke banknya, katanya untuk pengembaliannya butuh waktu 45 hari. Bapak keberatan tidak?'
'Ya iyalah... masa ya iya dong... Mulan Jamilah... masa Mulan Jamidong' (meminjam istilah ponakan yang ABG) --> terjemahan bebas dari 'Keberatan lah'
'Baiklah, pak, kalau begitu halnya nanti kami ganti dengan cash. Bapak tunggu sebentar ya...'

Menunggu lagi...
Menanti nanti detik berlalu... Saat kau mengetuk pintu rumahku.. (Trie Utami mode ON)
Keluarga yang ikut meneman sudah tidak sabar, karena proses yang dibutuhkan kayak choki choki... paaaaaaaaanjang dan laaaaaaaaaaama...

Akhirnya sang CS datang juga menyerahkan cash pengganti dan surat pernyataan tidak keberatan untuk mengembalikan dana tersebut sekiranya sudah di-kredit ulang ke tabungan. Sang CS memohon maaf atas kejadian tersebut, tapi saya mencari-cari sang ibu yang berjilbab tadi, kemana dia??? Apakah ngumpet di balik gondola barang pajangan atau di belakang satpam? Entahlah... Saya titip salam aja ke CS tersebut, untuk ibu tersebut 'Jangan gila dong...!' (terjemahan bebas dari bersikaplah selayaknya manager on duty kalau memang itu jabatannya)

Demikianlah akhir kisah oh mama... oh papa... kali ini...



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help